√Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar
Kamis, 21 Mei 2020
Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar,
Berita,
Indonesia,
Kabar,
Konten Islam,
Politik,
Viral
Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Tanda pagar #IndonesiaTerserah sempat disuarakan di sejumlah platform sosial media beberapa hari terakhir. Tagar tersebut menyiratkan keputusasaan masyarakat dan juga tenaga medis dalam upaya percepatan penanganan pandemik Covid-19.
Keputusasaan muncul lantaran pemerintah membuat sejumlah kebijakan atau pengumuman yang membingungkan rakyat.
Politisi PDI Perjuangan Muhammad Nabil Haroen menilai kemunculan tagar tersebut harus menjadi bahan introspeksi baik pemerintah maupun masyarakat di tengah ancaman meluasnya penyebaran wabah virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.
“Munculnya tagar #IndonesiaTerserah merupakan suara publik yang harus didengarkan pemerintah,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/5).
Anak buah Megawati Soekarnoputri ini mengurai bahwa tagar tersebut muncul setelah publik dikejutkan dengan kerumunan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan keluar daerah di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.
“Tentu saja, fakta ini harus diikuti dengan investigasi yang komprehensif, apakah kelalaian dari pihak regulator bandara, maskapai penerbangan, atau justru dari kebijakan pemerintah? Jadi, harus diletakkan pada konteks yang tepat,” kata anggota Komisi IX DPR RI itu.
Lebih lanjut, ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini mengaku kurang sepakat dengan adanya kebijakan membuka seluruh transportasi publik. Pasalnya, hal itu menjadi magnet bagi masyarakat yang jengah saat melakukan PSBB selama kurang lebih dua bulan.
“Saya sendiri melihat memang ada yang keliru dan harus segera dibenahi dalam konteks itu,” tandasnya.(rmol)
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Tanda pagar #IndonesiaTerserah sempat disuarakan di sejumlah platform sosial media beberapa hari terakhir. Tagar tersebut menyiratkan keputusasaan masyarakat dan juga tenaga medis dalam upaya percepatan penanganan pandemik Covid-19.
Keputusasaan muncul lantaran pemerintah membuat sejumlah kebijakan atau pengumuman yang membingungkan rakyat.
Politisi PDI Perjuangan Muhammad Nabil Haroen menilai kemunculan tagar tersebut harus menjadi bahan introspeksi baik pemerintah maupun masyarakat di tengah ancaman meluasnya penyebaran wabah virus mematikan asal Wuhan, China tersebut.
“Munculnya tagar #IndonesiaTerserah merupakan suara publik yang harus didengarkan pemerintah,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/5).
Anak buah Megawati Soekarnoputri ini mengurai bahwa tagar tersebut muncul setelah publik dikejutkan dengan kerumunan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan keluar daerah di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.
“Tentu saja, fakta ini harus diikuti dengan investigasi yang komprehensif, apakah kelalaian dari pihak regulator bandara, maskapai penerbangan, atau justru dari kebijakan pemerintah? Jadi, harus diletakkan pada konteks yang tepat,” kata anggota Komisi IX DPR RI itu.
Lebih lanjut, ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini mengaku kurang sepakat dengan adanya kebijakan membuka seluruh transportasi publik. Pasalnya, hal itu menjadi magnet bagi masyarakat yang jengah saat melakukan PSBB selama kurang lebih dua bulan.
“Saya sendiri melihat memang ada yang keliru dan harus segera dibenahi dalam konteks itu,” tandasnya.(rmol)
0 Response to "√Anak Buah Megawati: Tagar #IndonesiaTerserah Jerit Suara Publik Yang Wajib Didengar"
Posting Komentar