√Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam

Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam

Kritik keras kepada pemerintah terhadap kebijakan yang membingungkan dinilai sebagai ungkapan jujur yang disampaikan Ketum PBNU, Said Aqil Siradj.

Said Aqil benar, ia kan selama ini bagian dari tokoh NU yang mendukung Jokowi-Maruf sedari awal. Tapi soal penanganan Covid-19, ia berkata jujur apa adanya," ucap pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/5).

Saiful meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mendengar kritikan orang-orang terdekatnya yang sudah mulai gerah dengan kebijakan yang berubah-ubah sehingga terkesan tidak tegas.

Saya kira ini menjadi cambuk bagi Jokowi yang tidak tegas atas kebijakan yang diambilnya, dan mendapat sorotan tajam dari tokoh seperti Said Aqil dan JK," urai Saiful.

"Ibarat kapal ini tinggal menunggu waktu kapan akan tenggelam, mengingat penumpangnya sudah pada teriak atas gaya-gaya nakhoda yang makin tidak jelas arahnya," pungkasnya.(rmol)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam"

Posting Komentar