√Felix Siauw: New Normal Yang Biasa

Felix Siauw: New Normal Yang Biasa - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Felix Siauw: New Normal Yang Biasa yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.


New Normal Yang Biasa

Bagi saya new normal hanya penyesuaian saja. Dan ini bukan kali pertama bagi kita. Dalam perjalanan hidup kita, kita berkali-kali melakukannya, terpaksa atau sukarela.

Manusia itu memang makhluk yang paling adaptif, itu yang menyebabkan kenapa mereka sulit punah. Dan seringkali untuk bisa menyesuaikan kita harus dipaksa.

Tak ada yang tetap dalam kehidupan kecuali perubahan. Karena perubahan itu sendiri adalah tanda kehidupan, sedangkan diam berarti kematian.

Air yang mengalir menjamin jernihnya, bila menggenang ia mengeruh. Bumi masih terjaga sebab ia berotasi pada sumbunya dan berevolusi pada matahari.

Hakikat dan nilai perbuatan manusia takkan berubah sampai hari kiamat. Berzina tetap dosa, begitu juga mencuri dan membunuh. Yang beda? perantara dan caranya saja.

Maka new normal sejatinya hanya penyesuaian, yang sudah pernah kita lakukan, dan akan terus kita lakukan, bedanya karena covid-19 ini, lebih ekstrim, lebih memaksa.

Memang, kehidupan beragama sangat terdampak dengan adanya wabah ini. Sebab Islam adalah agama berjamaah, dan dalam masa wabah, berjamaah = infeksi masif.

Tapi apa esensi berjamaah? Adalah gerakan dalam kumpulan, dan kekuatan dalam kerumunan, ini yang masih bisa dijaga, meski lewat berjamaah online.

Di bidang dakwah, saya pun coba untuk tetap berdakwah. Nilai dan hakikatnya tetap, tapi sekarang dipaksa untuk lebih serius dalam membuat konten dan alat produksinya.

Hasilnya, new normal ini membuat saya menghasilkan hampir satu video/harinya. Perubahan itu selalu hadirkan tantangan dan kesempatan, pertanyaannya, kita mau bersiap atau tidak.

Jadi, ketimbang berpusing pada apakah ini semua konspirasi atau tidak, atau menuduh bahwa ini adalah rancangan untuk menjauhkan kaum Muslim dari masjid, lebih baik berbenah.

Agar kita termasuk jadi yang paling siap untuk kondisi apapun yang akan dihadirkan bagi kita. Kita yakin, Al-Qur'an dan As-Sunnah pasti akan selalu update, relate dengan kita.

Challenge-nya, bagaimana caranya kita bisa menghantarkan kebaikan Islam dengan cara yang paling keren, agar hakikat dan nilai Islam tetap eksis?

(Felix Siauw)


View this post on Instagram

New Normal Yang Biasa Bagi saya new normal hanya penyesuaian saja. Dan ini bukan kali pertama bagi kita. Dalam perjalanan hidup kita, kita berkali-kali melakukannya, terpaksa atau sukarela Manusia itu memang makhluk yang paling adaptif, itu yang menyebabkan kenapa mereka sulit punah. Dan seringkali untuk bisa menyesuaikan kita harus dipaksa Tak ada yang tetap dalam kehidupan kecuali perubahan. Karena perubahan itu sendiri adalah tanda kehidupan, sedangkan diam berarti kematian Air yang mengalir menjamin jernihnya, bila menggenang ia mengeruh. Bumi masih terjaga sebab ia berotasi pada sumbunya dan berevolusi pada matahari Hakikat dan nilai perbuatan manusia takkan berubah sampai hari kiamat. Berzina tetap dosa, begitu juga mencuri dan membunuh. Yang beda? perantara dan caranya saja Maka new normal sejatinya hanya penyesuaian, yang sudah pernah kita lakukan, dan akan terus kita lakukan, bedanya karena covid-19 ini, lebih ekstrim, lebih memaksa Memang, kehidupan beragama sangat terdampak dengan adanya wabah ini. Sebab Islam adalah agama berjamaah, dan dalam masa wabah, berjamaah = infeksi masif Tapi apa esensi berjamaah? Adalah gerakan dalam kumpulan, dan kekuatan dalam kerumunan, ini yang masih bisa dijaga, meski lewat berjamaah online Di bidang dakwah, saya pun coba untuk tetap berdakwah. Nilai dan hakikatnya tetap, tapi sekarang dipaksa untuk lebih serius dalam membuat konten dan alat produksinya Hasilnya, new normal ini membuat saya menghasilkan hampir satu video/harinya. Perubahan itu selalu hadirkan tantangan dan kesempatan, pertanyaannya, kita mau bersiap atau tidak Jadi, ketimbang berpusing pada apakah ini semua konspirasi atau tidak, atau menuduh bahwa ini adalah rancangan untuk menjauhkan kaum Muslim dari masjid, lebih baik berbenah Agar kita termasuk jadi yang paling siap untuk kondisi apapun yang akan dihadirkan bagi kita. Kita yakin, Al-Qur'an dan As-Sunnah pasti akan selalu update, relate dengan kita Challenge-nya, bagaimana caranya kita bisa menghantarkan kebaikan Islam dengan cara yang paling keren, agar hakikat dan nilai Islam tetap eksis? #newnormal #adaptasi #berubah #dakwah #eksis Video lengkap, silakan di YouTube yaa 😁😁😁
A post shared by Felix Siauw (@felixsiauw) on

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Felix Siauw: New Normal Yang Biasa"

Posting Komentar