√Media Internasional Turut Memviralkan Demo Besar-besaran Buruh Tolak Omnibus Law

Media Internasional Turut Memviralkan Demo Besar-besaran Buruh Tolak Omnibus Law - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Media Internasional Turut Memviralkan Demo Besar-besaran Buruh Tolak Omnibus Law yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.


KONTENISLAM.COM - Pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR dan Pemerintah di sidang paripurna pada Senin (5/10/2020) berbuntut panjang dan mencekam.

Para Buruh satu suara menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Ribuan buruh pun turun ke jalan dan mogok kerja nasional di berbagai penjuru daerah.

Video-video gelombang aksi buruh menolak Omnibus Law beredar viral di sosial media.

Bahkan video-video aksi buruh ini viral di media internasional.

Salah satunya media Redfish dari Rusia.

"Scenes from the mass strike in Indonesia where across the country angry workers and students walked out, shut down workplaces and flooded the streets to oppose a neoliberal employment bill that would reduce wages, remove entitlements and erode workers’ rights. #OmnibusLawSampah," tulis media Rusia @redfishstream di akun twitternya, Selasa (6/10/2020), dengan memposting video.

(Tayangan dari pemogokan massal di Indonesia di mana di seluruh negeri para buruh dan mahasiswa yang marah keluar, menutup tempat kerja dan membanjiri jalan-jalan untuk menentang RUU ketenagakerjaan neoliberal yang akan mengurangi upah, menghapus hak dan mengikis hak-hak pekerja).

Bahkan dilengkapi dengan tagar #OmnibusLawSampah!

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Media Internasional Turut Memviralkan Demo Besar-besaran Buruh Tolak Omnibus Law"

Posting Komentar