√Syafii: Mendewakan yang Mengaku Keturunan Nabi adalah Perbudakan Spiritual
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Syafii: Mendewakan yang Mengaku Keturunan Nabi adalah Perbudakan Spiritual yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
KONTENISLAM.COM - Tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii, menyoroti sikap masyarakat yang kerap mengelu-elu kan seseorang yang merasa sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.
Mantan Ketum PP Muhammadiyah ini menganggap sikap seperti itu sebagai perbudakan spiritual.
"Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual," cuit Buya dalam akun Twitter @SerambiBuya, Sabtu (21/11).
Buya mengatakan, Ir Sukarno bahkan dulu mengkritik keras sikap masyarakat yang terlalu mendewakan seseorang sebagai keturunan Nabi, karena dianggap tak sehat dalam kehidupan bermasyarakat di NKRI.
"Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengkritik keras fenomena yang tidak sehat ini," terangnya.
Meski demikian, Buya tak menyebut kelompok masyarakat mana yang kerap mendewakan seseorang yang mengaku keturunan Nabi.
Belakangan sosok yang tengah disorot masyarakat adalah Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Banyak masyarakat yang mengelu-elukan Imam Besar FPI ini yang akhirnya pulang setelah 3,5 tahun menetap di Arab Saudi.
Sosok Habib Rizieq pun kerap dikaitkan dengan keturunan Nabi Muhammad. Meski demikian, tak sedikit yang mempertanyakan sosok Rizieq Syihab sebagai seorang Habib karena dianggap keras dalam berbicara, termasuk saat mengkritik pemerintah atau menyinggung pihak lain. (kumparan)
0 Response to "√Syafii: Mendewakan yang Mengaku Keturunan Nabi adalah Perbudakan Spiritual"
Posting Komentar