√Aktivis Haris Rusly: Rakyat Dililit Kesulitan, Bansos Dikorupsi dan Kini Disuruh Bayar Vaksin

Aktivis Haris Rusly: Rakyat Dililit Kesulitan, Bansos Dikorupsi dan Kini Disuruh Bayar Vaksin - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Aktivis Haris Rusly: Rakyat Dililit Kesulitan, Bansos Dikorupsi dan Kini Disuruh Bayar Vaksin yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Aktivis Haris Rusly: Rakyat Dililit Kesulitan, Bansos Dikorupsi dan Kini Disuruh Bayar Vaksin 

KONTENISLAM.COM - Pemerintah perlu memikirkan untuk tidak membebankan biaya penebus vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Sebab di masa pandemi saat ini, ekonomi masyarakat tengah terpukul.

"Ekonomi rakyat itu sangat sulit. Kebutuhan sembako saja dibantu negara melalui program bansosnya pemerintah, dikorupsi pula," kata aktivis Haris Rusly Moti di akun Twitternya, Senin (14/12).

Hingga saat ini, pemerintah memastikan belum menetapkan harga vaksin Covid-19 yang dibebankan kepada masyarakat.

Setidaknya, ada 107 juta penduduk kelompok prioritas yang menjadi target pemerintah untuk penyuntikan vaksin. Dari jumlah tersebut, 32 juta orang diperkirakan tak dibebankan biaya atau gratis, sedangkan 75 juta orang sisanya harus membayar untuk mendapatkan vaksin.

"Ketika rakyat dililit kesulitan, disuruh beli vaksin yang harganya antara Rp 300 ribu-Rp 500 ribu. Hitung saja jika anggota keluarganya 3-7 orang," tandas Haris Rusly dengan menyertakan perkiraan harga vaksin per dosis.

Meski pemerintah belum menentukan harga vaksin, perkiraan banderol vaksin sudah pernah disampaikan Bio Farma untuk vaksin Covid-19 Sinovac. Setidaknya, perdosis vaksin Sinovac akan dibanderol sekitar Rp 200 ribu. (*rmol)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Aktivis Haris Rusly: Rakyat Dililit Kesulitan, Bansos Dikorupsi dan Kini Disuruh Bayar Vaksin"

Posting Komentar