√Netizen: Untuk Rival Politik Disuruh Jujur, Giliran Sekutunya Dia Bela

Netizen: Untuk Rival Politik Disuruh Jujur, Giliran Sekutunya Dia Bela - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Netizen: Untuk Rival Politik Disuruh Jujur, Giliran Sekutunya Dia Bela yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Moeldoko Imbau Tokoh Publik Jujur Jika Terpapar Covid-19

Pemerintah mendorong tokoh publik / Kepala Lembaga/ dan seluruh lapisan masyarakat untuk terbuka jika terpapar Virus Sars COV-2. 

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada Selasa (01/12/2020) menegaskan, keterbukaan informasi dapat memudahkan petugas kesehatan dalam melakukan pelacakan. 

Hal tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan awak media terkait Pemimpin Front Pembela Islam FPI Rizieq Shihab yang menolak menjelaskan hasil swab tesnya. 

Hingga kini, angka kasus positif masih terus bertambah, dan beberapa tokoh publik dilaporkan terpapar Virus Corona.

https://ift.tt/3o6N0Yu

***

Airlangga Rahasiakan Positif Corona, Moeldoko: Tak Perlu Semua Tahu

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara soal alasan Istana tidak memberikan sanksi kepada pejabat yang tidak mengumumkan diri terpapar COVID-19. Moeldoko beralasan, para pejabat sudah membatasi komunikasi sehingga tidak perlu semua orang tahu.

Sebagai catatan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto diketahui pernah terpapar COVID-19, tetapi tidak mengumumkan ke publik. Hal tersebut terungkap ketika Airlangga menjadi bagian pendonor darah plasma konvalesen sebagai penyintas COVID-19.

Pihak Istana mengaku tidak mengetahui Airlangga terpapar COVID-19. Istana justru mengarahkan kasus Airlangga adalah tanggung jawab pribadi atau dari instansi terkait untuk mengumumkan ke publik.


***

Pernyataan Moeldoko YANG BERBEDA ini sontak ditanggapi warganet.

"Tidak butuh waktu lama Tuhan Membuka Bobrok Mereka dan Memaksa Untuk Menjilati Ludah Sendiri. Untuk rival politik disuruh jujur dan giliran sekutunya dia dibela," ungkap @Nicho_Silalahi di twitter.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Netizen: Untuk Rival Politik Disuruh Jujur, Giliran Sekutunya Dia Bela"

Posting Komentar