√Politisi PKS Usul Kapolri Tak Lagi di Bawah Presiden, Tapi Di Bawah….

Politisi PKS Usul Kapolri Tak Lagi di Bawah Presiden, Tapi Di Bawah…. - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Politisi PKS Usul Kapolri Tak Lagi di Bawah Presiden, Tapi Di Bawah…. yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Politisi PKS Usul Kapolri Tak Lagi di Bawah Presiden, Tapi Di Bawah…. 

KONTENISLAM.COM - Politisi PKS Mardani Ali Sera mendukung penuh jika institusi Polri tak berada di bawah naungan presiden. Sebaiknya polri di bawah naungan sebuah kementerian saja.

Demikian disampaikan kader Partai Keadilan Sejahtera Mardani dalam acara diskusi virtual Indonesia Leader Talks, bertemakan “Kapolri : Titipan atau Idaman?”, Jumat malam (15/1).
 
“Saya pribadi pendukung kepolisian tidak di bawah presiden. Kalau TNI sudah di bawah Kementerian Pertahanan, sangat cocok,” ucap Mardani.

Menurutnya, Polri sangat cocok di bawah salah satu kementerian, bukan berada langsung di bawah presiden.

“Karena polisi itu luar biasa, kalau saya pernah sekolah di Malaysia orang ke kantor polisi itu ya seperti ke kantor Kelurahan. Namanya di lock up itu kayak penjara itu sesuatu yang biasa aja,” katanya.

Dia menambahkan, Polri seharusnya tidak menimbulkan sesuatu yang tidak perlu dan dapat melakukan penegakkan dan ketertiban serta keamanan terhadap sipil.

“Jadi bagaimanapun polisi yang profesional jangan berpikir ayam dengan telur. Berikan dulu hak polisi baik tegakan hukum dengan baik profesionalisme dibuat,” jelasnya.
 
Sumber: pojoksatu.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Politisi PKS Usul Kapolri Tak Lagi di Bawah Presiden, Tapi Di Bawah…."

Posting Komentar