√Apa Maksud Novel Baswedan Sebut ‘Aparat Jangan Keterlaluanlah, Apalagi dengan Ustadz’?

Apa Maksud Novel Baswedan Sebut ‘Aparat Jangan Keterlaluanlah, Apalagi dengan Ustadz’? - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Apa Maksud Novel Baswedan Sebut ‘Aparat Jangan Keterlaluanlah, Apalagi dengan Ustadz’? yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Apa Maksud Novel Baswedan Sebut ‘Aparat Jangan Keterlaluanlah, Apalagi dengan Ustadz’? 

KONTENISLAM.COM - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik.

Itu setelah ia bercuit menanggapi meninggalnya Soni Ernata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi di Rutan Bareskrim Polri.
 
Dalam cuitanya itu, mantan polisi itu menyebut ‘aparat jangan keterlaluanlah, apalagi dengan ustaz’.

Lalu, apa maksud Novel membuat pernyataan yang terkesan membela Maaher dan menyerang Polri?

“Apa yang saya sampaikan itu adalah bentuk kepedulian terhadap rasa kemanusiaan,” kata Novel dihubungi wartawan, Kamis (11/2/2021).

“Terlebih ini kasusnya penghinaan. Rasa kemanusiaan mana yang tidak terganggu? Miris,” sambungnya.
 
Sosok yang pernah terlibat penyiksaan dan penembakan pelaku pencuri sarang walet ini juga menyebut, sebelumnya tidak pernah ada tersangka kasus penghinaan yang meninggal dalam rutan.

“Hampir tidak pernah kita dengar ada tahanan kasus penghinaan meninggal di dalam ruang tahanan,” sambungnya.
 
Karena itu, Novel menilai bahwa ada masalah dalam peristiwa ini.

“Jadi ini ada masalah, bukan hal wajar (polisi) menahan orang yang sakit,” ujar Novel.

Oleh karena itu Novel merasa aneh ketika ada ormas melaporkannya ke polisi.

“Justru ketika pernyataan yang demikian penting tersebut dilaporkan, itu yang aneh,” kata dia.
 
Sebelumnya, Novel Baswedan bercuit sehari setelah Ustadz Maaher meninggal dunia.

“Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Ustadz Maaher meninggal di rutan Polri,” cuitnya, Selasa (9/2).

Ia menyatakan, bahwa seseorang yang sakit, tidak semestinya dilakukan penahanan.

“Padahal kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Orang sakit, kenapa dipaksakan ditahan?” sambungnya.

Novel juga menganggap perlakuan aparat kepada Maaher itu sudah keterlaluan.

“Aparat jangan keterlaluanlah.. Apalagi dengan Ustadz. Ini bukan sepele lho..,” tandas Novel.
 
Sumber: pojoksatu.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Apa Maksud Novel Baswedan Sebut ‘Aparat Jangan Keterlaluanlah, Apalagi dengan Ustadz’?"

Posting Komentar