√GAR ITB Harusnya Lantang Bicara Tragedi KM50 Dan Ungkap ‘Madam Bansos’, Lebih Intelek Dibanding Serang Din Syamsuddin

GAR ITB Harusnya Lantang Bicara Tragedi KM50 Dan Ungkap ‘Madam Bansos’, Lebih Intelek Dibanding Serang Din Syamsuddin - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang GAR ITB Harusnya Lantang Bicara Tragedi KM50 Dan Ungkap ‘Madam Bansos’, Lebih Intelek Dibanding Serang Din Syamsuddin yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

GAR ITB Harusnya Lantang Bicara Tragedi KM50 Dan Ungkap 'Madam Bansos', Lebih Intelek Dibanding Serang Din Syamsuddin 

KONTENISLAM.COM - Ada hal yang seharusnya lebih diseriusi oleh alumni Intitute Teknologi Bandung yang tergabung dalam Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) dibanding melaporkan cendekiawan Din Syamsuddin dengan tuduhan radikal.

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gde Siriana Yusuf menyarankan, GAR ITB patutnya turut menyoroti peristiwa yang menyangkut perhatian khalayak soal ketidakadilan, seperti halnya tragedi penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang hingga kini masih abu-abu.
 
Tak hanya itu, dibanding memperkarakan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, GAR ITB juga harusnya bersuara mengenai kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) untuk Covid-19. Hal itu penting agar kasus hukum yang masih berjalan itu benar-benar menyasar pelaku hingga tuntas.

“Daripada nyerang Pak Din, mestinya GAR-ITB ikut suarakan tuntutan penuntasan pembunuhan laskar FPI di KM50, juga tuntutan mengungkap korupsi ‘Madam Bansos’ & ‘Anak Pak Lurah’,” kata Gde Siriana Yusuf di akun Twitternya, Minggu (14/2).
 
Sebagai kelompok alumni, dua persoalan tersebut dinilainya lebih layak disuarakan oleh akademisi.

“Itu jauh lebih intelektual dan bermanfaat untuk rakyat,” tandas Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus) ini.
 
Sumber: rmol.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√GAR ITB Harusnya Lantang Bicara Tragedi KM50 Dan Ungkap ‘Madam Bansos’, Lebih Intelek Dibanding Serang Din Syamsuddin"

Posting Komentar