√Muncul Kasus Pembekuan Darah Mirip AstraZeneca, AS Setop Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson

Muncul Kasus Pembekuan Darah Mirip AstraZeneca, AS Setop Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Muncul Kasus Pembekuan Darah Mirip AstraZeneca, AS Setop Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Muncul Kasus Pembekuan Darah Mirip AstraZeneca, AS Setop Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson 

KONTENISLAM.COM - Munculnya kasus pembekuan darah usai disuntik vaksin Covid-19 Johnson & Johnson di Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiraan baru.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada Selasa (13/4) merekomendasikan untuk menghentikan penggunaan vaksin Johnson & Johnson untuk beberapa hari.

Pejabat badan tersebut, Janet Woodcock mengatakan, penangguhan dilakukan agar otoritas dapat  memberikan informasi kepada penyedia layanan kesehatan terkait cara mendiagnosis maupun mengobati kemunculan kasus tersebut.

Sebelumnya, enam wanita di bawah 50 tahun mengalami pembekuan darah langka usai mendapatkan suntikan vaksin. Kasus yang sangat  mirip dengan pembekuan darah usai suntikan AstraZeneca di Eropa.

Awal bulan ini, regulator Eropa mengumumkan menemukan kemungkinan hubungan antara  vaksin AstraZeneca dengan kasus pembekuan darah.

Pejabat FDA, Peter Marks mengatakan tidak ada kasus pembekuan darah serupa yang dilaporkan di antara penerima vaksin Moderna atau Pfizer-BioNTech, yang menggunakan teknologi berbeda.

Menurut pakar di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, Dr Amesh Adalja, risiko yang ditimbulkan oleh vaksin Johnson & Johnson sangat  rendah.  

"Bahkan jika secara kausal dikaitkan dengan vaksin: 6 kasus dengan sekitar 7 juta dosis, bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Ia juga menyatakan kekhawatirannya jika keputusan untuk menunda penggunaan vaksin justru akan meningkatkan keraguan masyarakat untuk divaksinasi.[rmol]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Muncul Kasus Pembekuan Darah Mirip AstraZeneca, AS Setop Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson"

Posting Komentar