√Pesan HRS: Kewajiban Kita Berjuang, Bukan Menang

Pesan HRS: Kewajiban Kita Berjuang, Bukan Menang - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Pesan HRS: Kewajiban Kita Berjuang, Bukan Menang yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

KONTENISLAM.COM - Walau Majelis Hakim yang mengadili kasus Habib Rizieq Shihab (HRS) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya menolak eksepsi yang diajukan HRS dan kuasa hukum namun ada satu pesan khusus yang disampaikan Habib Rizieq terhadap hasil itu.

“Kebenaran pasti akan menang, kemenangan adalah ketika engkau tetap dalam kebenaran,” tutur Aziz Yanuar menyampaikan pesan HRS.

Dalam salah satu pesan ceramahnya Habib Rizieq Shihab pernah menyampaikan kalau kewajiban Umat Islam itu berjuang dan melakukan Amar Ma’aruf Nahi Munkar yakni dengan berjuang bukan menang.

“Maka kewajiban kita adalah berjuang bukan menang. Sebab menang atau kalah itu urusan Allah. Intinya jalankan saja perjuangan ini. Menang atau kalah itu urusan Allah,” tutur Habib Rizieq

“Maka jika kamu sekalian menolong dan membela agama Allah serta memenangkan agama Allah. Yakinlah, niscaya Allah pasti akan memenangkan kamu sekalian, pasti..,” tandas Habib Rizieq Shihab.

Seperti sudah diketahui sebelumnya bahwa perlakuan atas kasus kerumunan terhadap Habib Rizieq ini sangat berbeda sekali dari kasus kerumunan yang lain. Bahkan Presiden Jokowi dalam kunjungannya kerap menimbulkan kerumunan. Juga berbeda perlakuan antara pernikahan anak ulama, dengan pernikahan anak artis.[]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Pesan HRS: Kewajiban Kita Berjuang, Bukan Menang"

Posting Komentar