√Strategi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Ramadan, Masjid Istiqlal Batasi Jemaah Hanya 1 Persen

Strategi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Ramadan, Masjid Istiqlal Batasi Jemaah Hanya 1 Persen - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Strategi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Ramadan, Masjid Istiqlal Batasi Jemaah Hanya 1 Persen yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Strategi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Ramadan, Masjid Istiqlal Batasi Jemaah Hanya 1 Persen 

KONTENISLAM.COM - Aktivitas masyarakat di luar rumah pada saat bulan suci Ramadan tahun ini masih dibatasi, mengingat virus Covid-19 masih menulari sekitar 4-5 ribu orang setiap harinya.

Imam Besar Masjid Istiqlal, K.H Nasaruddin Umar mengatakan. pihaknya telah menyiapkan strategi khusus untuk menekan angka penularan Covid-19 di masjid saat ibadah Ramadan.

Katanya, pengurus Masjid Istiqlal secara masif telah memberikan literasi kepada jemaah, baik secara langsung, maupun melalui berbagai media seperti papan pengumuman dan bahkan brosur serta buku saku.

Bahkan Nasaruddin memastikan, jumlah jemaah yang mengikuti ibadah dan mengkuti kegiatan lainnya di area Masjid Istiqlal juga dibatasi.

"Aturannya 50 persen kapasitas. Tapi kami batasi hanya 1 persen atau sekitar 2.000 orang. Jadi kami melakukan ketaatan protokol lebih dari yang ditetapkan pemerintah DKI Jakarta," ujar Nasaruddin dalam diskusi virtual bertajuk 'Protokol Kesehatan Bulan Ramadan' yang diselenggarakan oleh FMB9 KCPEN pada Jumat (16/4).

Dalam dialog itu juga disampaikan, Masjid Istiqlal tidak lagi mengakomodir kegiatan buka bersama, itikaf maupun makan sahur bersama. Upaya lainnya adalah pembersihan area sholat setiap selesai digunakan sholat berjamaah, seperti tarawih.

"Masjid Istiqlal bukan sekedar ikon. Kami menjadi contoh bagi masjid-masjid lainnya di Indonesia," ucap Nasaruddin.

Dalam kesempatan yanag sama, Vaksinolog Dirga Sakti Rambe mengingatkan kepada seluruh pihak agar mengantisipasi momentum ramadan dan hari raya umat Islam pada waktu mendatang.

Dia berkaca pada Amerika Serikat, Inggris dan Israel yang dinilainya sukses mengendalikan Covid-19. Di mana, kunci memutus rantai penularan yang diterapkan adalah taat protokol kesehatan dan menggiatkan vaksinasi diseluruh wilayahnya.

"Karena kemarin kita berhasil cegah dan saat ini adalah saat-saat yang cukup rawan karena ada puasa, lebaran, mudik yang harus diantisipasi. Karena walau bagaimanapun pengendalian pandemi sangat bergantung pada sikap kita masing-masing," demikian Dirga menambahkan.(RMOL)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Strategi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Ramadan, Masjid Istiqlal Batasi Jemaah Hanya 1 Persen"

Posting Komentar