√Sejarah Singkat Penanggalan Tahun Hijriyah

Sejarah Singkat Penanggalan Tahun Hijriyah - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Sejarah Singkat Penanggalan Tahun Hijriyah yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

 

KONTENISLAM.COM - Oleh Habib Abubakar Assegaf

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa sallam, berangkat Hijrah (jika dihitung dengan penanggalan saat ini) jatuhnya pada Awwal bulan Rabi'ul Awwal dan sampai di Madinah pada 12 Rabi'ul Awwal. (Waktu itu belum ada kelender Islam).

Di zaman Amirul Mu'minin Umar bin al-Khattab r.a. atas masukan dari berbagai pihak, karena waktu itu ummat Islam belum punya penanggalan sendiri dan masih menggunakan penaggalan masehi, termasuk Sayyidina umar r.a. dalam surat menyuratnya dengan berbagai penguasa.. Maka beliau mengumpulkan para sahabat Rhadiallahu anhum, untuk diajak musyawarah membuat kalender sendiri untuk ummat Islam, dan dimulai dari mana.

Banyak usulan saat itu. Ada yang mengusulkan dimulai dari lahirnya Nabi, ada yang usul dari Bi'tsah/dilantiknya Nabi menjadi Rasul, ada juga yang usul dari wafatnya Nabi Shallallahu A'alaihi wa sallam.

Akhirnya, Khalifah Umar ra. memutuskan dari Hijrahnya Nabi SAW.

Yang menarik adalah alasan beliau:

فإمهاجره صلى الله عليه وسلم فرق بين الحق والباطل

"Karena Hijrahnya Nabi SAW adalah momentum pemisah antara perkara yang HAQ dengan yang BATHIL."

Maka sejak saat itu ummat Islam punya kalender sendiri yang disebut dengan "Hijriyyah" dinisbatkan pada peristiwa hijrah yang diawwali pada bulan Muharram, dan penetapan kalender hijriyyah ini "min awwaliyyati umar" termasuk sebagian dari gagasan pertama Sayyidina Umar r.a.

Adapun misi besar utama Nabi SAW dalam hijrah ada tiga, yakni:

1) Pembangunan islamic center, hal ini ditandai dengan pembangunan masjid, dan masjid pertama yang dibangun adalah Masjid Quba', lalu Masjid Nabawiy sekaligus membangun kediaman beliau SAW.
 
2) Misi kedua adalah "iykho'" (mempersaudarakan/menyatukan) antara kaum Muhajirin (yang ikut hijrah) & kaum Anshar (yang menyambut beliau di Madinah) hingga terjalin persaudaraan yang kuat antara muslimin dari "Muhajirin & Anshar".

3) Setelah dua misi itu terlaksana, barulah beliau jalankan misi terakhir yaitu "membangun dan menata pemerintahan yang berasaskan kandilan & kesejahtraan, kesetaraan, dst sesuai way of life yangbersumber dari wahyu Ilahi.

(Sumber: Twit Habib @abubakarsegaf)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Sejarah Singkat Penanggalan Tahun Hijriyah"

Posting Komentar