√Dusta Toleransi Kaum "Paling Pancasilais"
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Dusta Toleransi Kaum "Paling Pancasilais" yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
KONTENISLAM.COM - Disaat Pelaksanaan Ibadah Nyepi di Bali...
Bahkan Adzan sholat pun tidak dibenarkan pakai Pengeras Suara, Ke Masjid diarahkan Jalan Kaki...
Seluruh aktivitas dibekukan, Tol ditutup, bandara tidak beroperasi, Hotel dipadamkan listriknya dan Toko atau Mall tidak melayani transaksi...
Kami, mayoritas muslim menghormati dan tidak menyoalnya.
Tetapi, ketika sebagian santri kita yang menghafal Alqur'an, menutup telinganya sendiri (bukan telingan orang lain) supaya tidak mendengar hal sia-sia, karena bisa merusak hafalan Al-Quran, lantas sebagian orang tidak bisa menghormati dan menghargai tindakan santri kita itu.
Mantra-mantra Toleransi dan Kebhinekaan kembali mengalami disfungsi atau malpraktik oleh Pendengungnya sendiri.
Toleransi bagi mereka itu kalau kaum muslimin meninggalkan ajaran Islam.
(Aly Raihan El-Mishry)
0 Response to "√Dusta Toleransi Kaum "Paling Pancasilais""
Posting Komentar