√Ngabalin Komentari Terbentuknya Front Persaudaraan Islam: Apapun Namamu Kau tak Ada Tempat, Ingat Itu!
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Ngabalin Komentari Terbentuknya Front Persaudaraan Islam: Apapun Namamu Kau tak Ada Tempat, Ingat Itu! yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
KONTENISLAM.COM - Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin kepanasan munculnya ormas Front Persaudaraan Islam sebagai ganti Front Pembela Islan atau FPI yang telah dibubarkan oleh pemerintah.
Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa apapun namanya FPI itu, jika merupakan pendukung khilafah, maka dia pastikan tidak ada tempat bagi mereka di Indonesia.
“Apapun namamu kalau kau pendukung ISIS, Taliban, Khilafah dan Intoleran serta sejenisnya pasti tidak ada tempat dan ruang untukmu di bumi Pancasila. Ingat itu,” kata Ngabalin dalam cuitannya di twitter dengan akunnya @AliNgabalinNew, Rabu (8/9/2021).
Ngabalin lantas koar-koar mengingatkan generasi muda Indonesia agar menghindari FPI yang dia sebut sebagai ormas radikal.
“Awas jangan gagal paham. Generasi muda Islam harus terlindungi dari ormas radikal,” ujarnya.
Seperti diketahui, Front Persaudaraan Islam kini resmi dideklarasikan. Mantan Imam FPI Banten, Abuya KH. Qurthubi Jaelani terpilih sebagai Ketua Umum Front Persaudaraan Islam dalam musyawarah para anggota.
Sementara eks Ketua Umum Front Pembela Islam, KH Ahmad Shabri Lubis menjabat sebagai penasihat Front Persaudaraan Islam. Habib Rizieq Shihab tidak punya jabatan dalam FPI yang baru itu.
Pada pertengahan Agustus 2021, Front Persaudaraan Islam telah meluncurkan logo baru. Mereka juga mengumumkan asas organisasinya yakni Islam. Sementara asas kebangsaan organisasi adalah Pancasila.

0 Response to "√Ngabalin Komentari Terbentuknya Front Persaudaraan Islam: Apapun Namamu Kau tak Ada Tempat, Ingat Itu!"
Posting Komentar