√Mereka Bukan 'Kadrun'
Mereka Bukan 'Kadrun' - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Mereka Bukan 'Kadrun' yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Mereka Bukan 'Kadrun' yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
Mereka Bukan 'Kadrun'
BERBAGAI pihak menuding 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi yang tak lulus tes wawasan kebangsaan berpaham radikalisme. Bahkan mereka dianggap sebagai kadal gurun alias “kadrun”, yaitu sebutan untuk pegawai KPK beragam Islam dengan ketaatan ibadah yang tinggi. Istilah “kadrun” ini muncul ketika pemilihan presiden bergulir pada 2019.
Padahal sebagian dari mereka adalah non-muslim.
Berikut ini pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan dan beragama selain Islam.
ANDRE NAINGGOLAN
Ia menjabat Kepala Satuan Tugas Penvidik KPK. Andre menangani sejumlah kasus besar, di antaranya kasus korupsi bantuan sosial untuk penanganan Covid-19, korupsi simulator kemudi di Korps Lalu Lintas Polri yang menyeret mantan Inspektur Jenderal Djoko Susilo, serta suap terhadap Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.
AMBARITA DAMANIK
Ia merupakan penyidik senior yang bertugas di KPK sejak 2005. Dia mundur dari Kepolisian RI dan menjadi penyidik independen. Damanik menangani sejumlah kasus korupsi kakap, seperti kasus Bank Century dan kartu tanda penduduk elektronik. Ia juga menangkap mantan Ketua DPR, Setya Novanto.
BENYDICTUS SIUMLALA
Ia merupakan pegawai fungsional pada peran serta masyarakat di Biro Humas KPK. Benydictus juga menjadi anggota Wadah Pegawai KPK.
MARC FALENTINO
Ia menyidik sejumlah kasus korupsi kakap, seperti korupsi KTP elektronik, suap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, suap Bupati Klaten Sri Hartini, serta kasus suap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
RASAMALA ARITONANG
Ia menjabat Kepala Bagian Perancangan Produk Hukum, Biro Hukum KPK.
RIESWIN
Ia merupakan penyelidik yang menangani berbagai perkara kakap di KPK. Rieswin masuk ke KPK lewat program Indonesia Memanggil 12.
(Sumber: Koran Tempo, 7 Mei 2021)

0 Response to "√Mereka Bukan 'Kadrun'"
Posting Komentar