√Menlu Qatar Menjadi Pejabat Pertama Yang Bertemu Pemerintahan Baru Taliban

Menlu Qatar Menjadi Pejabat Pertama Yang Bertemu Pemerintahan Baru Taliban - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Menlu Qatar Menjadi Pejabat Pertama Yang Bertemu Pemerintahan Baru Taliban yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

 


KONTENISLAM.COM - Pada hari Ahad (12/9/2021), Wakil Perdana Menteri Qatar yang juga Menteri Luar Negeri negara tersebut Sheikh Muhammad bin Abdulrahman al-Thani mengadakan kunjungan resmi kenegaraan ke Afghanistan pasca diumumkannya pemerintahan baru yang dibentuk Taliban.

Menlu Qatar bertemu Perdana Menteri baru Emirat Islam Afghanistan Mullah Muhammad Hassan Akhund dan para menterinya.

Kunjungan Ini menjadikan Sheikh Mohammed diplomat senior pertama yang menginjakkan kaki di Kabul sejak Taliban mengambil alih pemerintahan pada pertengahan Agustus lalu.

Qatar telah lama bertindak sebagai mediator di Afghanistan, menjadi tuan rumah pembicaraan Taliban dengan Amerika Serikat di bawah mantan presiden Donald Trump, dan kemudian dengan pemerintahan presiden Afghanistan yang sekarang digulingkan, Ashraf Ghani.

Negara Timur Tengah ini juga menjadi yang pertama mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan pasca berkuasanya Taliban dan mengirimkan teknisi untuk memperbaiki dan mengoperasikan Bandara Internasional Kabul yang rusak pasca hengkangnya pasukan AS.

Terima Kasih Qatar, berkah pemimpin dan rakyatnya.

[Video Pertemuan Menlu Qatar dan PM Akhund]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Menlu Qatar Menjadi Pejabat Pertama Yang Bertemu Pemerintahan Baru Taliban"

Posting Komentar