√Jadi Pengikut Setia Gus Dur Itu Berat, Tidak Boleh Korupsi dan Bohong

Jadi Pengikut Setia Gus Dur Itu Berat, Tidak Boleh Korupsi dan Bohong - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Jadi Pengikut Setia Gus Dur Itu Berat, Tidak Boleh Korupsi dan Bohong yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Jadi Pengikut Setia Gus Dur Itu Berat, Tidak Boleh Korupsi dan Bohong 

KONTENISLAM.COM - Tidak ada pengikut setia Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada saat ini. Begitu tegas mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie M. Massardi menjawab pernyataan warganet yang meragukan dirinya sebagai pengikut setia Gus Dur.

“Hari gini mana ada pengikut setia Gus Dur,” jawabnya, Sabtu (16/10).
 
Kepada warganet dengan akun @kangSam70012085 itu, Adhie Massardi mengurai bahwa banyak tokoh Nahdlatul Ulama yang sudah 3 periode dipimpin Gus Dur masih berorientasi pada uang dan jabatan. Padahal mereka ini seharusnya menjadi pengikut setia yang bisa tidak berorientasi pada kedua hal tersebut.

“Apalagi saya yang cuma kebetulan ditemukan Gus Dur di jalanan,” sambung penulis puisi berjudul “Berhentilah Memborgol Teman-teman Saya” itu.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih tersebut mengurai bahwa untuk menjadi pengikut setia Gus Dur itu berat. Sebab ada dua syarat yang harus dimiliki, yaitu tidak korupsi dan tidak berbohong.

“Jadi pengikut setia Gus Dur berat, brow. Nggak boleh korupsi, nggak boleh bohong,” tutupnya. (RMOL)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Jadi Pengikut Setia Gus Dur Itu Berat, Tidak Boleh Korupsi dan Bohong"

Posting Komentar