√Meluruskan Sejarah, Adhie Massardi: Gus Dur Bukan Dilengserkan Karena Dekrit, Tapi Murni Konflik Presiden Dan Wakil

Meluruskan Sejarah, Adhie Massardi: Gus Dur Bukan Dilengserkan Karena Dekrit, Tapi Murni Konflik Presiden Dan Wakil - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Swarakyat. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Meluruskan Sejarah, Adhie Massardi: Gus Dur Bukan Dilengserkan Karena Dekrit, Tapi Murni Konflik Presiden Dan Wakil yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Meluruskan Sejarah, Adhie Massardi: Gus Dur Bukan Dilengserkan Karena Dekrit, Tapi Murni Konflik Presiden Dan Wakil 

KONTENISLAM.COM - Presiden Abdurrachman Wahid atau Gus Dur dilengserkan bukan karena terbitkan dekrit melainkan situasi politik yang memang sedang tidak baik.

Hal tersebut disampaikan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi dalam dialog bertajuk "20 Tahun Pemakzulan Gus Dur, Siapa Sang Dalang?" yang disiarkan langsung di akun YouTube Refly Harun, Kamis (22/7).

"Karena dekrit itu merupakan respons, tapi ini 100 persen pertarungan politik antara presiden dan wakil presiden, memanfaatkan situasi kritis di parlemen," kata Adhie dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Adhie menyampaikan bahwa di balik lengsernya Gus Dur pada 23 Juli 2001, ada hikmah yang bisa dijadikan pelajaran penting bagi perjalanan bangsa Indonesia, yakni setiap masalah harus diselesaikan dalam waktu yang cepat.

"Persoalan krusial pemerintah ini kalau diselesaikan dengan cepat, akan cepat juga selesai. Kemudian akan ada agenda baru, tanggung jawab baru oleh pemerintah baru," terangnya.

"Waktu itu kan setelah Gus Dur selesai, pemerintah diserahkan kepada Megawati, terserah rakyat nanti memilih apakah lebih baik atau lebih buruk," katanya lagi.

Bagi Koordinator Gerakan Indonesia Bersih ini, sejarah yang telah berjalan selama 20 tahun itu penting untuk diluruskan. Pasalnya, ada beban psikologis antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, di mana Ketua MPR RI saat itu, Amien Rais yang memimpin sidang istimewa pemakzulan Gus Dur merupakan tokoh sentral Muhammadiyah.

"Beban psikologis kalangan Nahdliyin kepada Muhammadiyah itu harus selesai karena bukan Pak Amien berseteru dengan Gus Dur, ini situasi politik memang mengharuskan seperti itu," pungkasnya.(RMOL)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "√Meluruskan Sejarah, Adhie Massardi: Gus Dur Bukan Dilengserkan Karena Dekrit, Tapi Murni Konflik Presiden Dan Wakil"

Posting Komentar